Format Baru Penulisan Mata Uang Rupiah


Baru-baru ini Pusat Bahasa mengubah standar penulisan baku untuk menuliskan mata uang “Rupiah”. Sebagaimana yang diketahui olehkita semua, bahwa penulisan nominal angka dengan “embel-embel” Rp adalah seperti ini (misalnya 25 ribu Rupiah):

Rp 25.000,00

Nah, perhatikan bahwa setelah huruf “Rp” dan sebelum angka 25.000,00.

ADA SPASI DIANTARANYA …

Nah, SPASI inilah yang kemudian direvisi oleh Pusat Bahasa menjadi seperti dibawah ini:

Rp25.000,00

(Lihat, spasinya menjadi hilang)

Inilah peraturan baru untuk penulisan nominal mata uang yang baru. Menurut Pusat Bahasa, perubahan ini dikarenakan untuk menghindari pemalsuan nominal. Karena bila misalnya penulisan 25.000 diatas ada SPASINYA, maka ada kecenderungan untuk manipulasi dengan menambahkan angka di depan angka “2″ tersebut. Bisa saja ditambah angka 1 menjadi Rp125.000, angka 5 menjadi Rp525.000, dst.

Maka dari alasan itulah perubahan penulisan baku dalam tata cara penulisan Bahasa Indonesia yang baru untuk penulisan nominal mata uang, setelah mata uang dan sebelum nominal angka, TIDAK DIPERGUNAKAN SPASI.

Sayangnya hal ini tidak disosialisasikan dengan baik di sekolah dan dimasyarakat. Saya sendiri baru mendapatkan informasi ini dari Pusat Bahasa, padahal perubahan ini dikabarkan sudah lama ditetapkan.

Semoga info ini bermanfaat

sumber:

http://lyric13.wordpress.com/2010/07/13/format-baru-penulisan-mata-uang-rupiah-indonesia/

http://www.mamasipenk.co.cc/2010/07/format-baru-penulisan-mata-uang-rupiah.html

About ardiantoarsadi

don't look for miracles it will come

Posted on Juli 13, 2010, in INFO and tagged , , . Bookmark the permalink. 3 Komentar.

  1. wah baru tahu juga nih.. bener juga kurang sosialisasi tuh kayaknya banyak yg gak tahu juga..

  2. wah baru tahu juga nih, ntar kalau nulis dicoretan ku akan aku terapkan😆
    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

  3. Karena bila misalnya penulisan 25.000 diatas ada SPASINYA, maka ada kecenderungan untuk manipulasi dengan menambahkan angka di depan angka “2″ tersebut. Bisa saja ditambah angka 1 menjadi Rp125.000, angka 5 menjadi Rp525.000, dst.

    Aduh, saya melihat alasan di atas ini sungguh mengada-ngada…. gak masuk akal… kecenderungan untuk manipulasi? lalu apa? kenapa emangnya? berpengaruh di saat apa?👿 Saya tidak melihat alasan yang jelas di sini.

    Tapi, saya tetap menuruti aja apa kata pusat bahasa. Saya sayangkan publkasinya yang kurang.😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: