Membangun Pribadi Berpikiran Matematis


Latar Belakang:
Manusia Indonesia di mata dunia masih dianggap tak penuh perhitungan. Lihat saja, mulai dari lapangan bola sampai kursi kepemimpinan tak pernah lepas dari ricuh, pertentangan, dan kekerasan. Untuk itu perlu dibentuk pola pembinaan dan penanganan yang jelas dan terstruktur, agar manusia Indonesia terlihat lebih elegan.

Penguraian Masalah:
Inti sesungguhnya dari semua ini terletak pada pengontrolan emosi. Emosi adalah racun yang membuyarkan semua perhitungan, seterstruktur apapun perhitungan tersebut. Tak percaya? Cobalah berteriak di tempat duduk anda saat ini, bayangkan tulisan yang anda baca saat ini adalah surat PHK, surat pemutusan cinta, surat penangkapan dari kepolisian, atau apa saja yang membuat anda marah. Kemudian perhatikan orang-orang di sekitar anda. Bukankah anda ingin membunuh mereka? Itu terjadi karena anda terletak pada titik yang disebut Dasar Perhitungan. Saat anda berada pada titik tersebut, pikiran anda seperti sebuah kabut gelap. Anda tidak bisa melihat apapun, medengar apapun, dan merasakan apapun. Yang ada dalam pikiran anda hanyalah satu hal, yaitu penyebab emosi itu sendiri. Atau dengan kata lain, yang ada dalam pemikiran anda hanyalah surat PHK, surat pemutusan cinta, atau apalah yang barusan anda bayangkan sedang dibaca.
Kemudian dari mana muncul perasaan ingin membunuh? Apakah hanya dengan memikirkan surat PHK tersebut anda`dapat punya keinginan membunuh? Ya, sebab anda kehilangan satu kemampuan penting. Apa itu? Lihat judul di atas ^^

Solusi:
Membangun kemampuan berpikir matematis tidak semudah membalikan telapak tangan, namun jelas lebih mudah dibandingkan menulis artikel ini. Yang anda butuhkan hanyalah pikiran yang normal (tidak mengalami kelainan jiwa). Sederhanya begini, jika sebelumnya ketika menerima surat PHK tersebut anda marah, maka yang anda harus lakukan cukup tidak marah. Sudah saya bilang tadi, ini sangat sederhana.

About ardiantoarsadi

don't look for miracles it will come

Posted on Januari 17, 2010, in INSPIRASI and tagged . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. sumpah,,, gue suka gaya loe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: